Faktor Penyakit Akibat Kerja

Hasil gambar untuk Faktor Penyakit Akibat Kerja

Ketahui cara mencegahnya! Kerja merupakan aktifitas atau rutinitas yang dilakukan setiap hari, sayang kita sering tidak mengerti kalau ada sebuah kemungkinan atau akibat yang diakibatkan dari pekerjaan itu. Munculnya penyakit akibat kerja dapat di dukung oleh salah satu aspek seperti Aspek lingkungaan kerja, yang muncul akibatnya karena kekeliruan manusianya tersebut.

Ada beberapa aspek yang mengakibatkan terjangkitnya penyakit akibat kerja, salah satunya seperti berikut :

1.Aspek biologis

Aspek ini datang dari lingkungan kerja yang berhubungan dengan service kesehatan. Penyakit ini diakibatkan atau datang dari pasien karena ada kuman-kuman seperti kuman pyogenic, bacilli, coli dan staphtlococci dan benda-benda yang terkontaminasi oleh virus atau bakteri.

Aspek Penyakit Akibat KerjaInfeksi nosokomia memiliki resiko tinggi menyerang seorang yang bekerja pada bagian service kesehatan. Sebagai contoh 2-3 kali dokter atau petugas tempat tinggal sakit sangat rawan terinfeksi virus ini, di banding dokter swasta maupun doter praktik.

Mengenai mencegah yang dapat dilakukan agar terlepas dari aspek ini seperti untuk semua anggota kerja harus memperoleh kursus basic tentang basic kebersihan, sterilisasi dan desinfektan pada tempat, perlengkapan dan sisa bahan infeksius dan lain-lain.

2. Fakor kimia

Seorang yang bekerja ditempat atau lingkungan kerja yang sering berkontak segera dengan beberapa bahan kimia dapat menyebabkan masalah kesehatan badan mereka. Masalah kesehatan yang sering menimpa beberapa pekerja itu biasanya dermatosis yang disebabkan oleh karena terjadinya iritasi (amoniak, dioksan). Seperti bahan kimia toksik yang bila terhirup, tertelan, atau terserap oleh kulit dapat menyebabkan masalah penyakit akut atau kronik dan bahkan juga bila bahan kimia itu dilewatkan saja mengendap didalam badan dapat menyebabkan kematian untuk pekerja itu.

Cara mencegahnya :

  • Pertama-tama kenali semua type bahan limia yang terdapat di lingkungan pekerjaan, mana yang beresiko dan mana yg tidak.
  • Pakai alat atau baju pelindung seperti karet hisap (rubber buld), sarung tangan, pelindung mata, celemek, jas laboratorium, sepatu safety atau alat vakum menghindar agar bahan kimia itu tidak tertelan, terhirup atau terhisap oleh badan kita.
  • Janganlah sesekali memakai lensa kontak, karena pemakaian lensa kontak dapat mengakibatkan menempel pada lensa dan mata kita.
  • Bersihkan diri setelah usai bekerja.

3. Aspek fisik

Aspek fisik dapat memengaruhi kesehatan beberapa kerja yang mencakup :

  • Nada yang keras yang datang dari getaran mesin dapat mengakibatkan beberapa pekerja alami ketulian dan stress
  • Kurangnya pencahayaan pada beberapa ruangan seperti kamar kontrol, laboratorium, kamar perawatan atau kantor administrasi dapat memiliki resiko mengakibatkan terjadinya kecelakaan kerja dan masalah penglihatan.
  • Masalah pernapasan yang disebabkan ruangan yang lembab atau berdiam diruangan ber ac dalam periode waktu yang cukup lama.
  • Terserang efek radiasi yang di hasilkan dari alat-alat berteknologi tinggi.

Mencegah Penyakit Akibat Kerja

  • Kerjakan ingindalian cahaya diruangan yang kurang terang
  • Kerjakan penyusunan ventilasi hawa dan selalu siap sedia air minum yang cukup
  • Meminimalkan getaran dengan memakai bantalan anti vibrasi (anti getaran)
  • Atur jadwal kerja yang sesuai
  • Memakai pelindung mata dari bahaya cahay laser
  • Pakai filter untuk mikroskop

Nah, tersebut beberapa jenis pekerjaan yang bisa menyebabkan penyakit akibat kerja. Mudah-mudahan info di atas dapat berguna dan mudah-mudahan kamu lebih waspada setiap melakukan pekerjaan kamu yang bisa menyebabkan kemungkinan baik fisik atau kesehatan kamu semua.

Cara Memilih Sepatu untuk Mendaki Gunung

Gambar terkait

Mendaki gunung lekat dengan resiko mengalami kecelakaan seperti terkilir, tergores, bahkan terpeleset ketika mendaki. Salah satu perlengkapan untuk bisa meminimalisir resiko saat mendaki gunung yaitu dengan menggunakan sepatu. Tentu, mendaki gunung tidak bisa disamakan dengan aktivitas saat berada di kota. Sepatu yang dipakai juga harus dipilih secara khusus untuk mendaki gunung.

Nah, bila ingin beli sepatu safety jakarta untuk khusus mendaki gunung, berikut Kami berikan beberapa tips memilih sepatu untuk mendaki gunung.

Bahan sepatu

Medan pendakian yang akan ditempuh akan memengaruhi type sepatu yang dipakai. Seperti di Indonesia yang basah dan lembab, pakai sepatu yang dapat memiliki tehnologi anti air dan memiliki aliran udara.

Hal semacam itu akan menghindar air merembes masuk kedalam sepatu dan sesaat aliran hawa akan sangat mungkin kulit kaki tidak lembab yang dapat menyebabkan bau. Bahan sepatu safety untuk yang mendaki gunung yang dapat diambil yaitu kulit dan Goretex.

Pilih sol sepatu bergerigi dan cukup elastis

Medan pendakian gunung kerapkali beragam dari mulai tanah gembur, batu, sampai pasir. Agar tidak mudah terpeleset diperlukan sepatu dengan sol sepatu yang kuat. Pilihlah bagian sol yang bergerigi atau tapak kembang yang kasar. Itu agar dapat menggigit di tanah. Bila kita beli sepatu, ada tulisannya hiking boots. Rata-rata solnya tentu semi elastis, cukup kaku, dan elastis. Sol sepatu untuk mendaki di gunung-gunung tropis seperti di Indonesia, lebih baik memilih dengan kelenturan yang tengah. Artinya tidak elastis, namun juga tidak kaku. Bila di medan pendakian yang berbatu dan salju, memang cocoknya yang kaku.

Low versi high?

Sepatu khusus mendaki gunung terbagi dalam tiga type yaitu low cut, mid cut, dan high cut. Type itu mengacu pada ukuran leher sepatu yang dibagian mata kaki. Low cut tidak tutup mata kaki, sesaat mid dan high cut tutup mata kaki. Type itu dapat diklasifikasikan dengan medan pendakian, lama perjalanan, dan berat beban yang akan dibawa saat mendaki.

Bila berat beban yang akan dibawa mendaki enteng dan medan pendakian condong landai, sepatu yang diambil dapat dengan type low cut karena dapat mempermudah gerakan dalam pendakian. Sesaat bila, medan pendakian menanjak terjal yang memerlukan waktu pendakian berhari-hari, lebih dianjurkan memilih high cut. Dalam pendakian yang berhari-hari, sepatu dengan type high cut akan membuat perlindungan kaki dari kemungkinan terkilir. Pasalnya, sepatu dengan jenis leher tinggi akan mengunci mata kaki.

Pilih ukuran satu nomor lebih besar

Saat mendaki gunung, medan yang dihadapi tidak selalu menanjak. Medan yang dihadapi saat turun semakin lebih menyiksa karena beban badan akan bertumpu lebih banyak pada kaki.

Sepatu akan bertindak penting dalam kurangi resiko kaki terluka akibat kuku yang patah saat meniti medan yang alami penurunan. Nomor sepatu yang semakin besar dari nomor umum akan memberi peluang kaki sesuaikan saat perjalanan turun gunung.

10 Trik dan Cara Praktis Menyimpan Sepatu

Hasil gambar untuk 10 Trik dan Cara Praktis Menyimpan Sepatu

Alas kaki atau sepatu menjadi salah satu barang yang paling banyak dikoleksi, terutama oleh kaum hawa. Tidak cukup memiliki tiga sampai lima gunakan sepatu, jumlahnya bisa mencapai belasan bahkan puluhan.

Walau sebenarnya sepatu bisa tahan lama bila disimpan dan dirawat secara berkala dengan baik. Lalu bagaimana langkahnya bikin penampilan rak sepatu yang kreatif dan menghemat ruang? Artikel berikut ini akan berikan beberapa inspirasi cerdik.

Gantung sepatu hak tinggi

Untuk beberapa wanita, sepatu hak tinggi memiliki jumlah yang paling banyak. Bukan hanya sukses bikin penampilan lebih ramping, sepatu type ini dapat bikin menawan dan pas dipakai untuk acara enjoy dan resmi.

Nah, hak tinggi ini dapat Kamu gunakan untuk jadi pengkait sepatu ke tangga kayu yang disandarkan pada dinding. Terlihat praktis dan cantik kan?

Pajang sepatu anak

Ini yaitu cara cerdik untuk orangtua yang sering kesusahan mencari sepatu-sepatu mungil punya si buah hati. Memiliki bentuk yang imut memang kerapkali terselip ditempat yg tidak terduga.

Untuk meminimalkan kemungkinan kehilangan, taruh sepasang sepatu atau sandal mereka di sebuah rack gantung. Selain rapi dan mudah di cari, Kamu akan memiliki pajangan dinding yang unik.

Rack sepatu di pintu masuk

Ruang pertama setelah pintu masuk yang sering dimaksud foyer atau hallway yaitu tempat favorite umumnya orang untuk menaruh sepatu safety. Sayangnya, karena sangat bebas melepas dan menempatkan sepatu, kita sering lupa membuatnya teratur dengan rapi. Mari, mulai tata rack sepatu ini lewat cara yang cerdas. Agar mudah di ambil, susun rack dengan pojok kemiringan 45 derajat.

Tata di lemari baju

Siapa yg tidak tergiur memilih jejeran sepatu yang teratur rapi seperti terpajang di butik? Bila Kamu miliki ruang sisa yang sempit di dekat kamar tidur, tak ada kelirunya dirubah jadi mini walk in closet.

Di sini Kamu dapat mendesain lemari dan rack besar yang dapat menyimpan sepatu dan pakaian dan aksesori yang lain. Bila koleksi sepatu safety jakarta Kamu yaitu karya desainer dan memerlukan perawatan ekstra, pastinya ruangan ini harus untuk Kamu punyai.

Merubah lemari baju

Bila Kamu sangat terpaksa tidak miliki ruang untuk bikin mini walk in closet, maka ini dapat jadi inspirasi alternatif. Ganti lemari pakaian Kamu jadi rack sepatu raksasa! Langkahnya cukup hanya memberi sekat antar rack yang disusun didalam lemari pakaian. Mudah kan?

Taruh dalam box

Ini yaitu cara praktis untuk Kamu yang ingin melindungi sepatu terlepas dari debu. Taruh koleksi sepatu didalam kotaknya semasing! Untuk memudahkan pencarian setiap macamnya, janganlah lupa photo setiap sepatu dan tempel dibagian luar. Bila ingin lebih rapi, pilih kotak sepatu dengan jenis dan warna yang sama.

Taruh di Wadah Transparan

Wadah plastik transparan dapat Kamu gunakan sebagai area untuk menyimpan sepatu yang cerdas lho. Hanya dengan sekali lihat, Kamu dapat tau sepatu mana yang Kamu kehendaki. Janganlah lupa taruh silica gel untuk menghindari jamur karena hawa yang lembab.

Tempatkan menyilang

Masihlah dengan rack sepatu yang sama, Kamu dapat menghemat penyimpanan dengan menempatkan sepatu dengan sama-sama berlawanan. Segi ujung depan akan berdampingan dengan segi belakang hingga lebih banyak lagi sepatu yang dapat Kamu taruh.

Gantungkan di rel

Inspirasi yang cocok untuk menaruh sepatu boots yang sering mengonsumsi banyak tempat. Dengan menggantungkan di hanger baju, sepatu-sepatu ini semakin lebih menghemat tempat.

Buat rack dibawah tangga

Tempat penyimpanan ini memang harus di buat sendiri, namun banyak manfaat yang dapat Kamu dapat. Bukan sekedar sepatu saja, Kamu dapat menaruh koleksi apa pun di kolong anak tangga ini.

APD Pada Pekerjaan Konstruksi

Gambar terkait

Hampir semua APD yang digunakan pada bidang industri dan jasa lain digunakan dan digunakan juga dalam dunia konstruksi, karena dunia konstruksi tidak hanya membangun fasilitas baru namun juga memelihara dan memperbaiki suatu fasilitas yang masih berjalan. Beberapa jenis APD menurut bagian tubuh diantaranya :

1. Alat Pelindung Kepala

Topi Keselamatan (Safety Helmet) untuk bekerja ditempat berisiko karena benda jatuh atau melayang, dan diperlengkapi dengan ikatan ke dagu untuk menghambat terlepasnya helmet dari kepala akibat menunduk atau terkena benda jatuh. Prasyarat umum Safety Helmet yaitu :

  • Bagian dari luarnya harus kuat dan tahan pada bentrokan atau tusukan benda-benda runcing. Cara mengujinya dengan menjatuhkan benda seberat 3 kg dari ketinggian 1 meter-topi tidak bisa pecah atau benda tidak bisa menyentuh kepala.
  • Jarak pada susunan luar dan susunan dalam dibagian puncak 4-5 cm
  • Tidak menyerap air. Cara pengujian : diuji dengan merendam topi didalam air selama 24 jam.
  • Tahan pada api. Cara pengujian : topi dibakar selama 10 detik dengan bunsen atau propan, api harus padam selama 5 detik.

2. Alat Pelindung Muka dan Mata 

Alat pelindung muka dan mata berperan membuat perlindungan muka dan mata dari :

  • lemparan benda-benda kecil
  • lemparan benda-benda panas
  • dampak cahaya
  • dampak radiasi tertentu

Kaca Mata Pelindung (Protective Goggles) membuat perlindungan mata dari percikan logam cair, percikan bahan kimia, dan kacamata pelindung untuk pekerjaan menggerinda dan pekerjaan berdebu. Masker Pelindung Pengelasan yang diperlengkapi kaca pengaman (Shade of Lens) yang sesuai dengan diameter batang las (Welding Rod).

  • Untuk welding rod 1/16” sampai 5/32” pakai shade nomor 10
  • Untuk welding rod 3/16” sampai ¼” pakai shade nomor 13

3. Alat Pelindung Tangan 

Alat Pelindung tangan berperan membuat perlindungan tangan dan jari-jari dari :

  • Suhu ekstrim (panas dan dingin)
  • Radiasi elektromagnetik
  • Radiasi mengion
  • dll

Sarung Tangan untuk pekerjaan yang bisa menyebabkan cedera lecet atau terluka pada tangan seperti pekerjaan pembesian fabrikasi dan penyetelan, pekerjaan las, membawa beberapa barang beresiko dan korosif seperti asam dan alkali. Bentuk sarung tangan berbagai macam, seperti :

  • sarung tangan (gloves)
  • mitten
  • hand pad, membuat perlindungan telapak tangan dan sleeve, membuat perlindungan pergelangan tangan dampai lengan

Ada beragam sarung tangan yang di kenal diantaranya :

a. Sarung Tangan Kulit, dipakai untuk pekerjaan pengelasan, pekerjaan perpindahan pipa dan lain-lain. Berperan membuat perlindungan tangan dari permukaan kasar.
b. Sarung Tangan Katun, dipakai pada pekerjaan besi beton, pekerjaan bobokan dan batu, pelindung pada saat harus menaiki tangga untuk pekerjaan ketinggian.
c. Sarung Tangan Karet, dipakai untuk pekerjaan listrik yang dijaga agar tak ada yang robek agar tidak terjadi bahaya terkena arus listrik.
d. Sarung Tangan Asbes/Katun/Wool, dipakai membuat perlindungan tangan dari panas dan api.
e. Sarung Tangan poly vinil chloride dan neoprene, dipakai membuat perlindungan tangan dari zat kimia beresiko dan beracun seperti asam kuat dan oksidan.
f. Sarung Tangan Paddle Cloth, membuat perlindungan tangan dari ujung yang tajam, pecahan gelas, kotoran dan vibrasi.
g. Sarung Tangan latex disposable, membuat perlindungan tangan dari germ dan bakteri dan hanya untuk sekali gunakan.

4. Alat Pelindung Kaki

Alat pelindung kaki berperan membuat perlindungan kaki dari :

  • tertimpa benda-benda berat
  • terbakar karena logam cair, bahan kimia korosif
  • dermatitis/eksim karena beberapa zat kimia
  • tersandung, tergelincir

Sepatu Keselamatan (Safety Boots) untuk hindari kecelakaan yang disebabkan tersandung bahan keras seperti logam atau kayu, terinjak atau tertekan beban berat atau menghindar luka bakar pada saat mengelas. Sepatu safety boot karet apabila bekerja pada pekerjaan tanah dan pengecoran beton.

Sepatu Keselamatan sesuai dengan type kemungkinan, seperti :

a. untuk menghindar tergelincir, digunakan sol anti slip luar dari karet alam atau sintetik dengan bermotif muncul (permukaanya kasar)
b. untuk menghindar tusukan dari benda-benda runcing, sol dilapis logam.
c. pada bahaya listrik, sepatu semuanya harus dijahit atau direkat, tidak bisa memakai paku.
d. sepatu atau sandal yang beralaskan kayu, baik digunakan pada tempat kerja yang lembab, lantai yang panas. dan sepatu safety jakarta boot dari karet sintetis, untuk mencegah beberapa bahan kimia.

5. Alat Pelindung Pernapasan

Alat pelindung pernapasan berperan untuk memberi perlindungan pada sumber-sumber bahaya hawa ditempat kerja. Masker Gas dan Masker Debu yaitu alat perlindungan membuat perlindungan pernapasan dari gas beracun dan debu. Ada tiga type alat pernapasan berbentuk respirator yang berperan untuk memurnikan udara, yakni :

a. Respirator dengan filter bahan kimia
b. Respirator dengan filter mekanik dan
c. Respirator dengan filter mekanik dan bahan kimia

6. Alat Pelindung Telinga

Alat pelindung telinga dipakai untuk menghindar rusaknya pendengaran akibat nada bising diatas ambang aman seperti pekerjaan plat logam. Terdapat dua type alat pelindung telinga, yakni :

a. Sumbat Telinga (ear plug)
Sumbat telinga yang baik yaitu menahan frekwensi tertentu saja, sedang frekwensi untuk bicara biasanya (komunikasi) tidak terganggu.
– Sumbat telinga biasanya terbuat dari karetplastic keras, plastic lunak, lilin, dan kapas.
– Daya lindung (kekuatan attenuasi) : 25-30 dB

b. Tutup Telinga (ear muff)

Attenuasi (daya lindung) pada frekwensi 2800-4000Hz (35-45 dB), tetapi pada frekwensi umum (25 s/d 30 Hz)

7. Alat Pelindung Badan

Alat pelindung badan berbentuk baju kerja. Baju kerja yang dipakai pekerja harus sesuai sama lingkup pekerjaannya. Baju tenaga kerja pria yang melayani mesin harus sesuai sama pekerjaanya. Baju kerja wanita baiknya berupa celana panjang, pakaian yang cocok, tutup rambut dan tidak memakai perhiasan-perhiasan. Terdapat pakain kerja khusus sesuai sama sumber bahaya yang bisa didapati, seperti :

a. Pada radiasi panas, baju yang memiliki bahan bias merefleksikan panas, biasanya aluminium dan berkilat.
b. Pada radiasi mengion, baju dilapis timbal (timah hitam).
c. Pada cairan dan beberapa bahan kimiawi, baju terbuat dari plastik atau karet.
d. Sabuk Pengaman (Safety Belt) untuk menghindar cedera yang lebih kronis pada pekerja yang bekerja di ketinggian 2M

Di samping alat pelindung diri diatas, pekerja harus kenakan pakaian yang lengkap sesuai sama type pekerjaan yang diakukannya seperti tukang las harus diperlengkapi jaket/rompi kulit atau minimum harus memakai kaos dan celana panjang.

Beberapa hal yang Harus Di perhatikan Dalam Pemakaian APD

APD akan berperan dengan prima jika sudah sesuai sama standard yang ditetapkan dan digunakan dengan cara baik dan benar. Beberapa hal yang perlua di perhatikan :

  1. Sediakanlah APD yang telah teruji dan sudah memiliki SNI atau standard Internasional yang lain yang disadari.
  2. Gunakanlah APD yang seuai dengan type pekerjaan meskipun pekerjaan itu hanya memerlukan waktu yang singkat.
  3. APD harus digunakan dengan tepat dan benar.
  4. Jadikanlah rutinitas memakai APD jadi budaya. Ketidaknyamanan dalam memakai APD janganlah jadikan alasan untuk menampik memakainya.
  5. APD tidak bisa dirubah-ubah penggunanya, bila memang terasa tidak nyaman digunakan harus dilaporkan pada atasan atau pemberi keharusan penggunaan alat itu.
  6. APD dijaga agar tetaplah berperan dengan baik.
  7. Semua pekerja, pengunjung dan mitra kerja yang ada di tempat proyek konstruksi harus memakai APD yang diharuskan, seperti Topi Keselamatan.

Standard yang Dipakai

Jika akan beli APD kita harus berdasar pada standard industri yang berlaku. Belilah hanya barang yang sudah mencantumkan kode SNI (Standard Nasional Indonesia) atau JIS untuk barang buatan Jepang, ANSI, BP dll. bergantung dari negara asal barang keperluan proyek dan dinyatakan laaik untuk pekerjaan dmaksud.

Berikut ini beberapa contoh standard APD dengan SNI dan standard internasional yang lain.

  • Topi Pengaman (Helmet) à ANZI Z 89, 1997 standar
  • Sepatu Pengaman (Safety Boots) à SII-0645-82, DIN 4843, Australian Standard AS/NZS 2210. 3. 2000. ANZI Z 41PT 99, SS 105, 1997
  • Sabuk Pengaman (Safey Belt) à EN 795 Class C ANZI OSHA
    Banyak lagi beberapa standard yang diberlakukan di negara maju, namun yang lebih penting bila kita memakai product dalam negeri ujilah ketahanannya pada suatu beban yang akan diberikan padanya dengan toleransi keamanan minimum 50%. Hal semacam ini penting karena mungkin untuk kontraktor kecil dan menengah jika harus sediakan product impor akan jadi beban yang berat untuk keuangan perusahaan. Perlu juga diperhitungkan ketahanan dan kwalitas barang yang ada untuk penggunaan di beberapa proyek pekerjaan atau beberapa periode pekerjaan hingga akan menghemat pengeluaran.

Tips Memilih Sepatu Olahraga yang Nyaman

Hasil gambar untuk Tips Memilih Sepatu Olahraga yang Nyaman

Apakah menurunkan berat tubuh dan melakukan pola hidup sehat jadi bagian dalam resolusi tahun baru Kamu? Bila iya, Kamu memerlukan sepasang sepatu berolahraga yang berkwalitas untuk meraih resolusi ini.

Memilih sepatu berolahraga -khususnya sepatu lari- yang baik memang tidak mudah, terlebih harga nya juga cukup tinggi, tetapi memakai sepatu yang tepat dapat bikin aktivitas olahraga jadi tambah nyaman dan hindari terjadinya cedera.

Dicoba Dahulu
Sebelumnya beli sepatu safety, terlebih dulu coba sepatu dengan memakai kaus kaki dan kerjakanlah gerakan lari-lari kecil. Kenyamanan adalah kunci dalam memilih sepatu lari yang baik. Pastikan tidak terasa sesak di kaki, tetapi juga tidaklah terlalu longgar hingga mudah terlepas saat dipakai.

Pilih sesuai type olahraga
Lain berolahraga, lain juga type sepatu yang perlu dipakai. Sepatu lari di desain untuk gerakan badan ke depan dan ke belakang, sepatu cross-training untuk gerakan ke samping, atau sepatu basket untuk memudahkan gerakan berputar, melompat, dan lari menggiring bola.

Bila Kamu belum meyakini berolahraga apa yang akan ditelateni, pilih sepatu yang memiliki manfaat untuk dipakai di banyak jenis berolahraga. Misalnya sepatu lari yang memiliki bantalan dalam demikian empuk dan sol yang keras untuk gerakan ke depan dan belakang saperti saat lari.

Pilih ukuran yang tepat
Tahukah Kamu, ukuran kaki akan jadi membesar di siang hari, terutama pada jam 16 : 00. Kaki akan jadi membesar saat olahraga, terutama lari. Pilih sepatu lari dengan satu ukuran semakin besar untuk menghindar terjadinya lecet dan bengkak pada kaki.

Sering diganti
Harga sepatu safety jakarta olahraga memang mahal, tetapi sering ditukar untuk melindungi mutunya. Bila bagian sol telah mulai rusak atau bantalan dalamnya telah tidak terasa empuk, telah waktunya untuk ganti dengan yang baru. Dianjurkan untuk ganti sepatu lari setelah penggunaan sejauh 200-300 mil.

Pilih sesuai bentuk kaki
Setiap orang memiliki bentuk kaki yang hampir tidak sama, khusus di bagian lengkungan di telapak kaki. Untuk tahu apa type kaki Kamu, coba rendam telapak kaki selama beberapa menit, lalu jejakkan kaki ke sehelai kertas. Bila sisa kaki yang terlihat hanya separuh dari lebar kaki, bermakna bentuk kaki Kamu netral. Bila sisanya nyaris sama juga dengan bentuk kaki semuanya, bermakna kaki Kamu flat atau datar. Bila sisanya hanya sedikit atau hanya terlihat jejak di ruang tumit dan bawah ibu jari kaki, bermakna Kamu memiliki bentuk kaki dengan lengkungan yang tinggi.

Lengkungan di telapak kaki berpengaruh pada bagaimana kaki menapak ke tanah saat lari. Kaki dengan lengkungan netral tidak memerlukan sepatu khusus, seandainya memiliki sol yang keras dan bantalan yang empuk. Kaki datar condong sering terasa licin ke depan saat lari, hingga memerlukan sepatu dengan kontrol dan kestabilan gerakan yang bisa mendorong beban badan ke bagian belakang kaki.

Sedang beberapa orang dengan lengkungan kaki yang tinggi memerlukan sepatu dengan bantalan sol dibagian tengah yang empuk untuk meredam desakan pada kaki.

Cara Memilih Sepatu Untuk Wanita Berkaki Besar

Gambar terkait

Jenis sepatu untuk kaki besar merupakan salah satu hasil tehnologi fashion yang dapat merubah tampilan wanita berkaki besar jadi menawan dan menarik. Walau banyak jenis sepatu yang didapati di pasar fashion, namun semasing wanita memiliki postur badan dan bentuk kaki yang tidak sama. Hingga tidak semua jenis sepatu dapat memberi efek fashion yang diinginkan.

Dalam memilih sepatu safety untuk membuat cantik tampilan, hal mendasar yang perlu dilakukan yaitu tahu dan betul-betul mengetahui bentuk kaki sendiri. Sekurang-kurangnya, membandingkannya dengan kaki orang lain yang memiliki postur dan tinggi tubuh sama. Janganlah coba hindari fakta kalau kaki kita nyatanya semakin besar dan lebar. Jujur mengaku fakta yang ada yaitu langkah awal yang efisien untuk temukan jalan keluar fashion.

Karena semasing individu memiliki kaki yang tidak sama, janganlah memaksakan diri untuk memilih jenis sepatu seperti yang dipakai wanita lain. Sepasang sepatu yang terlihat menawan digunakan orang lain, belum pasti kita akan memperoleh efek fashion yang sama. Demikian halnya sebaliknya, beberapa orang yang ingin berpenampilan seperti kita, namun belum pasti mereka lalu jadi fashioned seperti yang diinginkan.

Pada prinsipnya yaitu mengetahui sendiri. Makin kita mengetahui postur, karakter dan kecenderungan kita dengan baik, setelah itu semakin lebih mudah untuk memilih piranti fashion yang sesuai, dalam hal semacam ini yaitu sepatu. Setiap jenis sepatu memiliki bermacam aplikasi dari mulai heels, upper, material yang dipakai sampai penentuan warna yang tidak sama. Jadi, sesungguhnya pilihan jenis sepatu untuk wanita berkaki besar yang ingin tampil lebih modis sama banyak dengan mereka yang memiliki kaki memiliki ukuran normal.

Pilihan untuk jenis sepatu wanita yang tengah trend

Jenis sepatu untuk wanita berkaki besar yang saat ini mulai jadi tren dan diperkirakan dapat bertahan sampai 3-5 th. yang akan datang untuk type flat atau sepatu hak datar yaitu lace up flat atau sepatu flat bertali. Sedang untuk type sepatu hak tinggi atau high heels yaitu chunky heels. Pilihan pada dua jenis sepatu itu pada umumnya adalah satu langkah untuk jadi fashioned.

Tips jenis sepatu untuk kaki besar 1 : Lace Up Flat atau Sepatu Flat Bertali.

Pilihan untuk lace up flat yang paling baik yaitu jenis balet yang memiliki ujung round toe. Untuk kaki yang besar sesungguhnya terlihat modis bila memakai pointed toe yang berbuntut runcing, namun akan terasa kurang nyaman akibat jari-jari kaki yang terlalu lebar. Sedang bila memilih style round toe, kesan kaki yang besar akan tertutup dan dapat dipakai dengan nyaman. Alternatif lain yaitu lace up yang mengambil style gladiator, jari-jari kaki memang agak merapat namun akan terkompensasi dengan bebasnya aliran hawa hingga pemakainya akan merasa tambah nyaman sembari tetaplah dapat menyamarkan bentuk kaki yang lebar dengan tali temali.

Untuk tali yang dipakai, pilihan paling baik yaitu lilitan di atas mata kaki dan di bawah betis sewarna dengan sepatu flat. Janganlah memilih tali yang terlalu kecil, karena selain kurang nyaman juga kurang efisien untuk “mengalihkan” pandangan dari kaki pemakai. Tali yang memiliki ukuran tengah dan kontras dengan warna kulit semakin lebih memberi efek visual kalau kaki pemakai akan terlihat normal.

Tips jenis sepatu untuk kaki besar 02 : Chunky Heels

Pilihan paling baik untuk sepatu type high heels yang saat ini mulai jadi tren yaitu jenis Chunky. Keunggulan sepatu wanita jenis chunky ini memiliki kestabilan yang tinggi dan tambah lebih aman dibanding dengan jenis stiletto atau cone heels. Untuk mereka yang memiliki kaki besar dapat “menyembunyikan” dengan memilih Chunky booties.

Bila inginkan style dengan upper yang lebih terbuka, pilihlah bagian depan sepatu yang agak runcing namun tidak seekstrim pointed toe karena kurang nyaman untuk dipakai oleh bentuk jari kaki yang besar. Untuk menyingkirkan kesan kaki yang besar dapat diaplikasi dengan strap jenis Mary Jane dengan ukuran besqar. Selain menaikkan keamanan akan memberi efek visual yang sangat modis dan sekaligus menyingkirkan kesan kalau pemakai memiliki bentuk kaki yang besar.

Karena sepatu adalah bagian dari piranti fashion, maka pilihan jenis baju akan memastikan tampilan seorang dengan cara keseluruhaan. Tips memilih jenis sepatu safety jakarta untuk kaki besar yaitu alternatif pilihan yang sesuai dengan tren jenis sepatu. Untuk pilihan sepatu wanita dengan jenis lain dapat dilakukan dengan memperhitungkan beberapa aspek yang sama.

Cara Memakai Sepatu Baru Agar Tidak Sakit

Hasil gambar untuk Cara Memakai Sepatu Baru Agar Tidak Sakit

Memakai sepatu baru sering menyebabkan rasa tidak nyaman, bahkan sering mengakibatkan kaki lecet. Agar hal semacam itu tidak terjadi, coba ikuti 7 langkah tips berikut berikut ini 🙂

1. Kerjakan Uji Coba
Gunakan sepatu safety baru untuk jalan – jalan didalam dan sekitar tempat tinggal untuk merasakannya dengan cara jeli. Setelah digunakan beberapa saat, kamu pasti akan merasa tambah nyaman memakai sepatu baru.

2. Gunakan Dengan Kaos Kaki
Bila sepatu baru terasa sedikit ketat, gunakan dengan kaki yang diselubungi kaos kaki tebal, lalu coba jalan – jalan sebentar.

3. Regangkan Dari Dalam
Bila sepatu baru terasa ketat dan menghimpit dibagian tertentu, coba meregangkan dari dalam. Misalnya, dengan menyumpalkan shoes stretcher (alat peregang sepatu) atau kertas koran dalam sepatu sampai padat, hingga bahan sepatu jadi teregang. Setelah beberapa saat, terlepas gumpalan kertas itu, dan cobalah kembali sepatu untuk rasakan apakah telah tambah nyaman.

4. Tekuk Ujung Sepatu
Menekuk ujung sepatu ke atas dan ke bawah dapat menolong kurangi keketatan sepatu. Bila cemas bahan sepatu akan retak – retak atau menimbulkan garis – garis sisa tekukan, ingat saja kalau bagaimanapun suatu ketika sepatu itu akan retak – retak juga setelah kamu gunakan sekian kali apabila berbahan memang mudah retak. Apabila berbahan bagus pasti akan tidak terjadi retakan seperti itu ketika ditekuk.

5. Gores Sol Telapak Sepatu
Sebagai sepatu safety jakarta baru dapat cukup licin, hingga mengakibatkan tergelincir ketika digunakan. Untuk mengatasinya, buat beberapa goresan dengan benda keras yang runcing dibagian bawah sol telapak sepatu, manfaat menaikkan daya cengkeram sepatu.

6. Berikan Conditioner Kulit
Bahan kulit sepatu ada yang kaku dan agak kasar, hingga menyebabkan rasa tidak nyaman apabila bergesekan dengan kulit. Untuk mengatasinya, oleskan bagian dalam yang punya masalah dengan conditioner kulit untuk melunakkan bahan sepatu dan menghindar kaki lecet.

7. Gunakan Dengan cara Bertahap
Gunakan sepatu baru tidak segera sehari-hari atau kurun waktu lama, namun bertukaran dengan sepatu yang lain. Kerjakan itu selama sekitar satu minggu. Pasti kemudian sepatu baru akan terasa tambah nyaman di kaki.