Perawatan Alat Pelindung Diri

Perawatan Alat Pelindung Diri

Alat pelindung diri (APD) yang ada harus dirawat dengan baik untuk mencapai masa pemakaian yang maksimal dari APD yang telah dipersyaratkan, maka tenaga
kerja dan manajemen wajib memelihara alat pelindung diri yang telah disediakan.

Toko sepatu safety di glodok adalah salah satu suplier terbesar yang menyediakan alat pelindung diri terlengkap. Jika anda ingin membeli sepatu safety yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Usahakan dalam memilih sepatu safety harus yang sesuai dengan lapangan kerja anda.

Perawatan dan pemeliharaan APD seperti yang tertulis dalam prosedur pengendalian alat pelindung diri meliputi:

a. Alat Pelindung Kepala
Penyediaan tempat penyimpanan untuk pelindung kepala merupakan bagian penting, karena akan memudahkan di dalam penggunaan, memastikan bahwa tempat penyimpanan dan daftar inventarisasi pelindung kepala mudah dijangkau oleh karyawan, dan dijaga agar tempat penyimpanan selalu dalam keadaan bersih dan teratur, menggunakan lemari rak dan berpintu untuk menjaga alat pelindung kepala dalam keadaan tersusun rapi dan bersih, membersihkan bagian-bagian penutup dengan cairan pembersih dan pastikan pengikat leher dalam keadaan baik dan kencang.

b. Alat Pelindung Mata
Penyediaan tempat pnyimpanan untuk pelindung mata merupakan bagian penting, karena akan memudahkan di dalam penggunaan, memastikan bahwa tempat penyimpanan dan daftar inventarisasi pelindung mata mudah dijangkau oleh karyawan, dan dijaga agar tempat penyimpanan selalu dalam keadaan bersih dan teratur, menggunakan lemari rak dan berpintu untuk menjaga alat pelindung mata dalam keadaan tersusun rapi dan bersih, membersihkan secara rutin bagian lensa dengan kain lembut dan memastikan freme dan pengikat dalam keadaan baik serta kencang.

c. Alat Pelindung Pernafasan
Pelindung pernafasan yang diberikan kepada karyawan harus dibersihkan dan disinfeksi secara teratur, pembersihan pelindung pernafasan melibatkan pelepasan bagian-bagiannya, setelah filter atau cartrige dilepaskan, tali dan wadah filter harus dicuci dengan detergen dan air hangat menggunakan sikat lembutkemudian dibilas dengan air bersih selanjutnya dikeringkan di tempat yang bersih, penggantian bagian-bagian filter harus sesuai dengan jenis dan merknya karena dapat menghilangkan approval aslinya dan dapat mengakibatkan kebocoran saat peralatan pelindung pernafasan digunakan.

d. Alat Pelindung Tangan
Pelindung tangan harus dijaga kebersihannya, beberapa jenis pelindung tangan dapat dicuci dan didesinfeksi atau disterilkan sebelum digunakan kembali, namun pelindung tangan yang diproses kembali dengan DTT (desinfeksi tingkat tinggi) atau disterilkan sebaiknya tidak dipakai ulang sampai dari 3 (tiga) kali, pemprosesan berulang akan memperbesar terjadinya lubang pada pelindung tangan, oleh karena itu setiap kali pencucian dilakukan pemilihan terhadap pelindung tangan yang bocor atau pelindung tangan yang telah diproses untuk ketiga kalinya harus dibuang karena tidak layak pakai.

e. Baju Pelindung
Setiap kali pencucian baju pelindung yang tercemar harus diberitahukan kepada petugas pencucian meliputi bahan, jenis, dan cara melakukan dekontaminasi, baju pelindung tidak boleh dibawa ke luar tempat kerja, tempat penyimpanan berupa lemari dan gantungan harus disediakan untuk mencegah pencemaran dari pakaian pribadi, baju pelindung harus segera dibersihkan apabila terkena bahan kontaminan.

f. Alat Pelindung Kaki
Periksa nomor, ukuran dan kualitas peralatan pelindung kaki, tempat penyimpanan berupa lemari dan rak harus disediakan, pelindung kaki harus segera dibersihkan apabila terkena bahan kontaminan.

g. Alat Pelindung Telinga
Pelindung telinga harus selalu berada di lokasi dengan tingkat kebisingan tinggi, pemeliharaan dan pengujian fungsi secara rutin harus selalu dilakukan untuk memberikan perlindungan yang berhasil guna terhadap kondisi kerja yang menimbulkan gangguan pada fungsi pendengaran, bila ear muft sudah longgar segera diganti dengan yang baru, untuk meyakinkan reabilitas pelindung telinga harus selalu diperiksa secara teratur sebelum setiap pembersihan dan selama dan setelah setiap pembersihan, dan pelindung telinga disimpan pada tempat yang bersih dan kering.

h. Sabuk Pengaman
Sebelum digunakan kedua sabuk dan tali harus diperiksa untuk memastikan bahwa tidak ada benang kelim yang putus, sobekan dan karatan, sabuk pengaman harus disimpan dalam keadaan tergantung pada tempat kering dan bersirkulasi udara yang baik, tali pengikat harus disimpan dalam keadaan tergulung padat dan
disimpan dalam keadaan terbuka.

Advertisements

Tips Perawatan Sepatu Safety

 

 Tips Perawatan Sepatu Safety

Apa cara terbaik untuk menyimpan sepatu safety Anda?

Untuk mempertahankan bentuk sepatu, gunakan pengganjal sepatu (shoe tree) dalam menyimpan sepatu safety Anda. Sumpalkan kertas koran atau tisu kedalam ujung depan sepatu. Jangan simpan atau mengeringkan sepatu safety berbahan kulit langsung dekat sumber panas, misalnya terkena sinar matahari langsung.

Tumpahan bahan kimia cair, paparan sinar matahari, lantai kerja yang basah, berdebu, dan kotor ternyata dapat mempengaruhi keawetan sepatu safety. Tidak hanya berpengaruh pada pemilihan sepatu dan masa pakainya, kondisi lingkungan kerja juga dapat mempengaruhi kwalitas sepatu safety dalam menahan dampak bahaya.

Layaknya pelindung kepala, pelindung kaki ini juga perlu mendapatkan perawatan khusus dan inspeksi teratur. Tujuannya agar performa sepatu safety dalam melindungi kaki dari pukulan, benturan, tusukan, atau bahaya lainnya dapat berfungsi optimal.

Apa yang perlu Anda ketahui mengenai sepatu safety?

Bila Anda bekerja di lingkungan yang berisiko menimbulkan cedera kaki, maka menggunakan sepatu safety adalah sebuah kewajiban

Bila perlindungan kaki diperlukan ditempat kerja Anda, pihak manajemen harus memiliki prosedur keselamatan lengkap tentang pelindung kaki. Mulai dari pemilihan, penggunaan, pelatihan, pemeriksaan, pemeliharaan, sampai pemasangan APD pelindung kaki. Pelindung kaki dirancang untuk meminimalisir resiko cedera akibat terkena benturan, tusukan, atau pukulan

Dalam hal memilih sepatu safety, pilihlah sepatu yang sesuai dengan potensi bahaya ditempat kerja Anda. Anda dapat memilah terlebih dahulu dengan mengecek tempat jual sepatu safety online

Dalam hal penggunaannya, gunakan sepatu safety yang dilengkapi pelindung metatarsal (metatarsal protection) untuk melindungi bagian atas kaki, pergelangan kaki, dan telapak kaki dimana terdapat potensi cedera.

 

Bagaimana caranya merawat sepatu safety agar tahan lama dan performanya tetap optimal?

Pentingnya peran sepatu safety untuk melindungi kaki Anda dari dampak bahaya, maka inspeksi dan pemeliharaan sepatu safety wajib Anda lakukan. Seberapa sering inspeksi sebaiknya dilakukan? Bagaimana caranya merawat sepatu safety yang benar?

Inspeksi Sepatu Safety

Bila sepatu safety yang Anda gunakan sudah tepat sesuai potensi bahaya yang ada di area kerja, kini saatnya Anda untuk mengecek dan memastikan bila manfaat sepatu safety tetap maksimal. Inspeksi dilakukan untuk melihat tanda-tanda kerusakan atau keausan pada komponen material sepatu safety, hingga Anda dapat mengetahui apakah sepatu safety itu perlu dilakukan penggantian atau tidak.

Sampai saat ini, peraturan yang membahas tentang masa pakai atau masa penggantian sepatu safety memang belum ada. Pastinya banyak faktor yang perlu dipertimbangkan untuk memastikan kelayakan sepatu safety dan frekwensi penggantiannya.

Bila saat Anda melakukan inspeksi dan ditemukan ada kerusakan fisik yang nampak pada sepatu safety, hal semacam ini menunjukkan kalau sepatu itu harus segera diganti. Sebagai contoh, bila steel-toe mengalami kerusakan (berlekuk/penyok) akibat terkena jatuhan benda tajam dan/atau berat berarti sepatu safety harus mengalami penggantian. biasanya fungsi utama sepatu safety terdapat pada sepatu safety boot.

Tapak sepatu yang hilang dan licin dan bagian midsole yang habis (aus) juga menandakan kalau sepatu safety Anda harus diganti. Oleh karena itu, untuk tahu kwalitas dan performa sepatu safety yang Anda gunakan, lakukan inspeksi secara teratur setidaknya satu minggu sekali.

Perawatan Sepatu Safety

Sangat disarankan untuk membersihkan sepatu safety secara teratur, tergantung pada frekwensi penggunaan. Cara pembersihan sepatu tergantung pada bahan sepatu, misalnya kulit atau suede.

 

Cara membersihkan sepatu safety :

  • Bersihkan sepatu safety berbahan kulit dari debu dan kotoran yang menempel dengan sikat lembut atau gunakan lap lembut yang agak basah. Hindari membersihkan sepatu menggunakan deterjen, karena deterjen dapat menghancurkan minyak alami pada bahan kulit, hingga bisa merusak bahan dan mengurangi masa pakai sepatu.
  • Berikan conditioner atau semir khusus sepatu safety untuk melindungi minyak alami pada bahan kulit.
  • Setelah sepatu disemir, gulung sepasang kaos kaki lama atau kain lembut jadi seukuran bola tenis dan gunakan untuk mengkilapkan sepatu.
  • Untuk menghilangkan goresan kecil pada sepatu safety, usap lembut sepatu kulit Anda dengan kain basah dan biarkan sepatu mengering. Pakaikan semir sesuai dengan warna sepatu Anda pada goresan dan gosok untuk menyamarkan goresan.
  • Waterproofing sepatu safety Anda. Hal semacam ini penting tidak hanya untuk melindungi kaki Anda tetap kering, namun juga membuat sepatu tetap bersih dan menjaga kekenyalan kulit untuk meningkatkan daya tahan sepatu safety. Setelah sepatu dibersihkan, oleskan atau semprot cairan khusus (water repellent) untuk melindungi sepatu Anda dari air, lumpur, atau tumpahan. Untuk hasil terbaik biarkan sepatu kering selama 24 jam sebelum digunakan.
  • Untuk sepatu berbahan suede, Anda dapat membersihkannya dengan sikat lembut dan bersih (misalnya menggunakan sikat gigi) untuk menghilangkan noda dan kotoran. Cairan pelindung untuk sepatu berbahan suede (water repellent) bisa juga Anda terapkan untuk melindungi sepatu dari air dan noda. Hindari menggunakan sikat gigi bekas untuk membersihkan noda pada sepatu berbahan suede.

Cara menyimpan sepatu safety :

  • Sebelum menyimpan sepatu, khusus sepatu berbahan kulit, disarankan mengoleskan pelembab khusus sepatu atau handbody lotion di bagian luar sepatu Anda. Pelembab ini diperlukan agar sepatu tidak kering.
  • Simpan sepatu didalam kotak yang sudah diberi silica gel atau didalam lemari penyimpanan khusus yang terjaga kelembabannya.
  • Meskipun disimpan didalam ruang tertutup, bukan berarti sepatu safety Anda akan aman. Sepatu juga harus sering dikeluarkan dan diangin-anginkan secara berkala.
  • Untuk melindungi bentuk sepatu setelah digunakan, apabila sepatu safety akan disimpan untuk waktu lama, isi bagian ujung sepatu dengan kertas koran atau tisu.
  • Jangan simpan atau mengeringkan sepatu safety berbahan kulit langsung dekat sumber panas. Hal semacam ini membuat permukaan sepatu jadi rapuh dan mudah rusak. Bila sepatu safety basah, sumpalkan koran kedalam sepatu dan biarkan sepatu kering secara alami.

 

Cara merawat outsole sepatu safety :

Cek outsole sepatu safety Anda seminggu sekali untuk melihat tanda-tanda ada retakan, keausan, atau ada benda tajam atau benda asing yang tertanam pada sol. Bila ada benda tajam atau benda asing yang tertanam pada sol, segera bersihkan/menghilangkan karena dapat mengurangi performa sepatu safety Anda.

Cara merawat insole sepatu safety :

Jangan mengubah insole tanpa sepengetahuan safety officer karena mungkin komponen itu memiliki fitur anti statis. Hindari juga menempatkan sock liner/orthotics tambahan pada sepatu tanpa konsultasi dengan produsen sepatu.

Sepatu safety akan awet digunakan apabila Anda merawatnya dengan cara yang benar. Lakukan beberapa tips diatas agar sepatu Anda lebih tahan lama dan performa sepatu dalam menahan dampak bahaya seperti benturan, tusukan, atau pukulan berfungsi maksimal. Selalu ingat, gunakanlah sepatu dalam kondisi kaki kering untuk menghindari menyebarnya bakteri dan kuman secara cepat, yang membuat sepatu safety Anda cepat bau dan dapat menyebarkan penyakit.